Search This Blog

Sunday, 11 November 2018

MAKALAH IKLAN, SLOGAN DAN POSTER


BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Mungkin anda sudah sering mendengar kata iklan, slogan dan poster bahkan mungkin sudah bosan sekali berhubungan dengan yang namanya iklan. Tapi itulah kenyataan yang harus kita hadapi dalam perkembangan dunia bisnis dan sistem pemasaran produk barang atau jasa, karena tanpa bantuan iklan akan kesulitan sekali dalam melakukan proses manajemen pemasaran demi kelangsungan pemenuhan kebutuhan dan kepuasan masyarakat. Pengertian iklan sebenarnya bukan hal yang sulit di pahami dan kita semua bisa mendefinisikan iklan sesuai keadaan iklan yag kita jumpai berdasarkan pengertian yang kita anggap itu cocok.
Iklan adalah hal yang wajar untuk kita ketahui, karena seiring berkembangnya jaman semakin maju kita banyak sekali melihat berbagai macam ragam bentuk dan model iklan, sehingga jangan sampai kita hanya melihat saja tanpa mengetahui pengertian dari iklan itu sendiri. Pengertian iklan juga perlu kita pahami agar kita bisa lebih professional dalam setiap kita melakukan pasang iklan. Dengan mengetahui pengertian iklan maka kita akan bisa menempatkan iklan pada tempatnya.
Lingkungan sekitar masyarakat juga dipenuhi beragam slogan dan poster yang terkadang tidak disadari pengertian dasarnya. Beberapa orang mungkin kurang begitu mengerti perbedaan slogan dan poster, keduanya saling bertolak belakang meski memiliki tujuan yang hampir sama.



BAB II
PEMBAHASAN

Pengertian Iklan
Iklan secara bahasa adalah pariwara atau promosi atau pengenalan produk,informasi barang atau jasa.
Iklan adalah  kegiatan memberitahukan atau menginformasikan suatu hal, barang, atau jasa melalui media massa baik online maupun ofline. Media yang digunakan, antara lain televisi, radio, koran, majalah, internet,hp,poster, pamflet, brosur, spanduk dan sebagainya. Pengertian iklan juga sering di katakan sebagai sarana untuk menawarkan barang atau jasa kepada khalayak ramai.

Pengertian Slogan
Slogan menurut beberapa referensi adalah sebuah kata-kata atau kalimat yang menarik, mencolok, dan mudah diingat dalam menyampaikan sesuatu. Umumnya kita melihat sebuah slogan dalam bentuk iklan, dimana penjual atau produsen membuat slogan untuk menjelaskan dan mempromosikan produk dan jasanya kepada masyarakat luas. Saat ini penggunaan slogan sudah meluas kepada hal-hal lain seperti kampanye anti korupsi, kampanye anti narkoba, dan lain-lain.
Pengertian slogan menurut situs ensiklopedia online terbesar Wikipedia adalah sebuah frase, kata-kata, kalimat atau motto yang digunakan individu maupun kelompok dalam berbagai macam konteks seperti politik, komersial, agama, pendidikan, lingkungan dan lain sebagainya sebagai ekspresi sebuah ide dan tujuan yang mudah diingat. Perlu diketahui bersama bahwa kata "slogan" berasal dari kata "sluagh-ghairm"(bahasa Gaelik) yang artinya teriakan bertempur.

Pengertian Poster
Poster merupakan salah satu media publikasi yang terdiri atas tulisan, gambar ataupun kombinasi antar keduanya dengan tujuan memberikan informasi kepada khalayak ramai. Poster biasanya dipasang ditempat-tempat umum yang dinilai strategis seperti sekolah, kantor, pasar, mall dan tempat-tempat keramaian lainnya. Informasi yang ada pada poster umumnya bersifat mengajak masyarakat.
Situs ensiklopedia online terbesar Wikipedia juga memberikan pengertian poster sebagai sebuah karya seni grafis yang dibuat dengan perpaduan antara huruf dan angka diatas kertas yang ukurannya relatif besar. Poster ini umumnya ditempel didinding atau permukaan yang relatif datar ditempat-tempat umum yang ramai agar informasi dan pesan yang ada didalam poster tersebut bisa tersampaikan kepada masyarakat.

CIRI - CIRI
Poster :
-          Singkat
-          Jelas
-          Efektif
-          Mudah dimengerti
-          Menarik perhatian pembaca.

Slogan
-          singkat
-          penuh makna.

Iklan :
-          Informatif
-          Komunikatif
-          Bahasa singkat dan padat
-          Menarik

SYARAT SYARAT IKLAN, SLOGAN DAN POSTER
Poster
Posteryaitu reklame yang dipasang di tempat umum yang berisi pengumuman, penawaran, ajakan melakukan sesuatu yang bermanfaat. Isi poster bisa berupa pendidikan, penerangan, agama, pembangunan, kesehatan, atau juga perdagangan.
Contoh:
·Kita sukseskan pilkada 2012!
·Hindari narkoba yang bisa merusak jiwa Anda!

Iklan
Iklan yaitu pemberitauan kepada khalayak ramai mengenai barang atau jasa yang ditawarakan agar khalayak ramai mau memiliki atau menggunakan barang atau jasa yang ditawarkan tersebut.Macam-macam iklan·Iklan pengumuman/pemberitahuan·Iklan keluarga·Iklan niaga/ jasa·Iklan layanan masyarakatSyarat-syarat iklan yang baik·Isinya objektif dan jujur·Tidak menyinggung perasaan/produk lain·Bahasa singkat, jelas(mudah dimengerti)dan menarik·Berkonotasi positif dan dapat mempengaruhi khalayak ramai
Contoh:·Terbang bersama merpati, bagai di rumah sendiri·Phanter rajanya diesel

Slogan
Sloganmerupakan perkataan atau kalimat pendek yang disajikan secara menarik dan mudah diingat untuk memberitahukan sesuatu.Isi slogan juga mencerminkan tujuan ataumisi yang diemban oleh si pembuat slogan. Di rumah sakit, misalnya, kamu bisa menjumpai kalimat “Mencegah LebihBaik Daripada Mengobati”. Di jalan-jalan kamu mungkin juga pernah membaca tulisan “Biar Lambat, Asal Selamat”.Banyak sekali poster atau iklan jasa maupun barang yang menggunakan

Manfaat Iklan, Slogan, Poster
Iklan
Iklan adalah menginformasikan kepada Konsumen mengenai suatu produk, harga, keunggulan, dan segala informasi yang berhubungan dengannya. Selain itu untuk menginformasikan suatu produk kepada para konsumen, promosi juga diperlukan untuk keperluan dan tujuan lain yaitu :
1.      Untuk meningkatkan penjualan
2.      Untuk mengumumkan program penjualan khusus seperti diskon istimewa, bonus tambahan atau undian berhadiah
3.      Meluncurkan tipe baru dari sebuah produk yang sebelumnya sudah ada dengan berbagai perbaikan dan pengembangan.
4.      Sebagai pengingat agar konsumen tetap tahu bahwa produk kita masih bertahan dengan kualitas yang bagus.
5.      Menggapai konsumen-konsumen baru
6.      Meningkatkan “Brand Image” atau membuat konsumen lebih percaya pada produk kita.
7.      Mengundang keingintahuan konsumen akan produk yang kita jual.

Slogan
Slogan sama seperti poster hanya saja slogan tidak mnggunakan gambar, manfaat slogan bisa mencakup bidang politik,ekonomi,kebersihan,agama, jadi manfaat slogan adalah sebagai informasi, berita, ataupun perintah untuk mengajak kesuatu kebaikan.

Poster
Manfaat poster adalah sebagai berikut:
(1)     sebagai penggerak perhatian;
(2)     sebagai petunjuk;
(3)     sebagai peringatan, pengalaman kreatif;
(4)     untuk kampanye.

Fungsi atau Tujuan
Tujuan iklan, slogan ataupun poster sama saja yaitu untuk membujuk khalayak berbuat sesuatu, entah membeli atau menurutinya. Iklan tidak hanya bertujuan untuk menawarkan produk. Iklan juga turut berpengaruh dalam membentuk gaya hidup, kebiasaan, selera, dan jati diri seseorang dan masyarakat. Berikut tujuan atau fungsi iklan lainnya.
1.      Fungsi informasional, iklan memberitahukan kepada konsumen tentang karakteristik suatu produk juga berbagai manfaat yang mereka peroleh.
2.      Fungsi transformasional, iklan berusaha untuk mengubah sikap-sikap yang dimiliki oleh konsumen terhadap merek, polapola belanja, gaya hidup, teknik-teknik mencapai sukses.
Unsur-unsur iklan, slogan ataupun poster:
-          Iklan : gambar kata-kata, gerak, suara
-          Slogan : kata-kata dan suara
-          Poster : gambar dan kata-kata
Unsur-unsur pembentuk iklan, slogan ataupun poster:
 Adapun maksud iklan itu sendiri dapat kamu pahami secara lebih lengkap berdasarkan unsur-unsur pembentuknya, yang meliputi sumber, pesan, media, penerima, efek, umpan balik, dan konteks.
a.       Sumber adalah pemasang iklan, yang berinisatif, dan penyandang dana dari pemasangan suatu iklan..
b.      Pesan adalah informasi yang disampaikan. Wujudnya bisa berupa pesan verbal dan pesan nonverbal.
c.       Media adalah sarana yang digunakan, misalnya media cetak, elektronik, dan sarana-saran lainnya.
d.      Penerima adalah individu atau kelompok masyarakat yang menjadi sasaran atau objek iklan.
e.       Efek adalah perubahan yang terjadi pada diri penerima, baik itu dalam aspek sikap, pola pikir, perilaku, kebiasaan, dan pola hidup.
f.       Umpan balik adalah tanggapan, reaksi, atau respons yang dikehendaki dari penerima pesan, misalnya dengan membeli produk yang ditawarkan dan menolak pemakaian narkoba.
Maksud Suatu Iklan
Pola penyajian dan isi iklan sangatlah beragam. Berdasarkan isinya, ada iklan pemberitahuan, iklan layanan masyarakat, dan iklan penawaran. Klasifikasi periklanan lainnya sebagai berikut.
a.       Iklan strategis, digunakan untuk membangun merek ataupun citra positif suatu perusahaan.
b.      Iklan taktis, dirancang untuk mendorong konsumen agar segera melakukan respons dengan merek tertentu. Pada umumnya iklan ini memberikan penawaran khusus jangka pendek yang memacu konsumen memberikan respons pada hari yang sama.
Perbedaan Iklan, Slogan, Poster
Berdasarkan contoh-contoh sebelumnya tampak perbedaan antara iklan, slogan, dan poster. Berikut perbedaan antara iklan, slogan, dan poster.
a.       Iklan merupakan teks persuatif yang memadukan unsur gambar dengan kata-kata, unsur gerak, dan suara.
b.      Slogan merupakan teks persuatif yang mengutamakan unsur kata-kata.
c.       Poster merupakan teks persuatif yang mengutamakan kekuatan gambar dan kata-kata; dipajang di tempat-tempat umum.


BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Pada intinya, perbedaan iklan, slogan dan poster tampak dari ciri-ciri utama dan pengertian awal. Slogan lebih mengandalkan bentuk kata atraktif, singkat dan jelas dalam penyampaian informasi yang tidak disertai gambar ataupun desain. Poster mengandalkan gambar atau desain yang dibumbui warna dan kalimat berupa slogan. Tak heran bila poster dianggap lebih efektif dalam penyampaian pesan. Sedangkan Iklan adalah pemberitahuan kepada masyarakat tentang barang atau jasa yang dijual.
DAFTAR PUSTAKA

Apriadi. 2009. “Pengertian, Jenis dan Fungsi Iklan” (Online). http://triantoroblogs.blogspot.com/2009/10/pengertian-fungsi-iklan.html (Diunduh pada tanggal 7 Oktober 2012).
Edward. 2011. “Definisi Periklanan Menurut Beberapa Ahli ” (Online). http://oaththinking.blogspot.com/2011/04.html. (Diunduh pada tanggal 7 Oktober 2012).
Kumpulanistilahcom. 2010. “Syarat – Syarat Iklan” (Online). http://id.shvoong.com. (Diunduh pada tanggal 7 Oktober 2012).
Melati, Dwinda Aulia. 2010. “Teori Iklan” (Online). http://www.blogtopsites.com.html(Diunduh pada tanggal 7 Oktober 2012).




Sunday, 5 November 2017

PENGANGGURAN




Kata Pengantar

             Alhamdulillah segala puju bagi allah yang telah memberikan nikmat dan karuniannya serta memberikan manusia akal dan pikiran yang berbeda dari makhluk yang lainnya. Tak lupa shalawat dan salam kita ucapkan kepada nabi Muhammad SAW beserta keluarganya, sahabat-sahabatnya dan para pengikutnya. Semoga kita mendapat safa’atnya kelak.
            Alhamdulillah penulis sangat bersyukur akhirnya dapat menyelesaikan makalah ini dengan lancar dan jarang menemui hambatan. Selama penyusunan makalah penulis menyampaikan ribuan terima kasih kepada berbagai pihak, karena selama menyusun makalah ini telah banyak mendapatkan bantuan , motivasi, serta bimbingan.
            Dalam penyusunan makalah ini penulis menyadari sepenuhnya ada banyak kekurangan  dan kesalahan, oleh karena itu kritik dan saran membangun penulis harapkan dari para pembaca dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan demi kesempurnaan makalah ini.



                                                                                                 Pasir Pengaraian, 26 Oktober 2017
                                                                                            

                                                                                                       





DAFTAR ISI

Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab 1 Pendahuluan
    1.1 Latar belakang
    1.2 Rumusan masalah
    1.3 Tujuan penelitian
    1.4 Manfaat penelitian
Bab 2 Pembahasan.
    2.1 Pengangguran Friksional
    2.2 Pengangguran Struktural.
    2.3 Pengangguran Musiman
    2.4 Pengangguran terbuka
    2.5 Pengangguran Setengah pengangguran
Bab 3 Penutup
    3.1 Kesimpulan
    3.2 Saran
Daftar Pustaka


BAB I
Pendahuluan

1.1           Latar Belakang
          Telah kita ketahui  banyak pengangguran yang ada  diindonesia, tingkat pengangguran dapat di hitung dengan cara membandingan kan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang di nyatakan dengan persen. Adapun tingkat pengangguran setiap tahunnya telah bertambah hingga mencapai 80 persen pertahun. Sejak 1997 sampai 2003, angka pengangguran terbuka di Indonesia terus menaik,dari 4,8 juta menjadi 11,35 juta, terutama oleh penganggur usia muda. Tidak hanya penganggur usia muda, pengangguran juga banyak mencakup berpendidikan rendah dan tinggal di daerah perkotaan. Pengangguran adalah orang yang tidak mempunyai pekerjaan, sedang mencari pekerjaan, atau sedang mempersiapkan suatu usaha baru. Pengangguran umumnya disebabkan karna jumlah angkatan kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada.
Disekitar lingkungan dimana kita berada banyak contoh perempuan maupun laki-laki yang mampu untuk bekerja akan tetapi tidak memiliki pekerjaan, ia berdiam diri dirumah saja tanpa menghasilkan apa-apa. Dan sudah banyak kita dengar dikota besar orang yang pengangguran akan melakukan tindakan kriminal seperti pencurian, pembunuhan, bahkan mengemis di perempatan jalan.
Alasan saya memilih judul ini karna begitu banyak masalah yang saya lihat disekitar lingkungan saya. Oleh sebab itu saya tertarik meneliti judul ini seperti masalah yang ada. Dengan fenomena yang terjadi saat ini merupakan jumlah lapangan pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah orang yang mau bekerja. Berdasarkan peristiwa tersebut  dapat disimpulkan bahwa pengangguran diindonesia sangatlah banyak dan akibat dari pengangguran timbul dampak negatif untuk masyarakat lainnya.

1.2   Rumusan Masalah
1.Apa saja jenis-jenis pengangguran?
2.Sebutkan fakta penyebab pengangguran?
3.Bagaimana cara mengatasi pengangguran?                                                                             
                                                                  


 1.3  Tujuan Penelitian
             Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis jenis pengangguran yang ada disekitar kita. Untuk  mengetahui fakta penyebab pengangguran. Serta untuk mengetahui cara mengatasi pengangguran tersebut.

1.4   Manfaat Penelitian
           1.Untuk pemerintah
            Diharapkan pemerintah agar dapat memperhatikan pengangguran yang semakin banyak, diharapkan agar menyediakan lapangan pekerjaan yang layak bagi seseorang yang masih menganggur, diharapkan terjalinnya kerja sama yang baik antara perusahaan asing maupun perusahaan dalam negeri.
            2. Bagi penulis
               Diharapkan mampu meningkatkan kemampuan menulis serta bisa ikut campur terhadap pemecahan masalah pengangguran yang ada disekitar kita.
            3. Untuk masyarakat
               Mendapat pemahaman tentang pengangguran serta cara mengatasinya, sehingga jumlah pengangguran dapat berkurang.









Bab II
Pembahasan
               Pengamatan ini dilakukan di Kampung Padang  Desa Rambah Tengah Utara Kecamatan Rambah. Pengamatan ini dilakukan selama 3 hari,  mulai tanggal 21 sampai 24 oktober 2017.
2.1 Pengangguran Friksional
      Andi seorang pengangguran yang berusia 20 tahun. Andi  tinggal di kampung padang. Andi  belum menikah. Andi pengangguran disebabkan oleh sulitnya mencari seseorang yang menerima pekerjaan, Orang yang membuka lapangan pekerjaan tersebut sangat sulit dijumpai oleh andi, maka Andi pengangguran disebabkan oleh sulitnya mencari orang yang membuka lapangan pekerjaan.
Cara mengatasinya:
 Dengan cara bertanya-tanya tentang tempat tinggal bapak/ibu tersebut dari rekan kerja yang bekerja di salah satu instansi tersebut.
2.2 Pengangguran Struktural
      Risky seorang pengangguran yang berusia 19 tahun. Risky  tinggal dikampung padang. Risky  menganggur disebabkan oleh belum menyelesaikan pendidikan SMA. Oleh sebab itu  ia tidak mendapatkan ijazah SMA. Ketika ia mendapatkan informasi lowongan kerja yang memiliki syarat  minimal memiliki ijazah SMA, risky belum memperoleh ijazah SMA maka tidak bisa memasukkan lamaran kerja yang disebabkan oleh kurangnya persyaratan yang ditentukan oleh pembuka lapangan pekerjaan belum dapat ia penuhi. Maka Risky menjadi pengangguran.
Cara mengatasinya:
 Risky mencari pekerjaan lain tanpa memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh instansi tersebut contohnya seperti ijazah dan lain-lain.
2.3 Pengangguran Musiman
      Amran seorang petani duku yang berusia 33 tahun. Amran tinggal dikampung padang. Ketika musim duku tiba ia mempunyai penghasilan yang sangat bagus. Akan tetapi amran tidak mencoba mencari pekerjaan lain atau membuka usaha selain menjadi petani duku. Oleh sebab itu untuk menunggu musim duku kembali tiba amran menjadi pengangguran.
Cara mengatasinya:
 Adalah dengan cara membuka usaha sampingan seperti berdagang sembako atau yang lainnya ditambah lagi dengan mencari kerja selain menjadi petani duku agar ia tidak bergantung pada musim duku saja.
2.4 Pengangguran Terbuka
      Fitri adalah seorang mahasiswa yang baru menyelesaikan pendidikan s1 pada jurusan manajemen ekonomi. Fitri berusia 22 tahun dan ia bertempat tinggal dikampung padang. Karena sudah banyaknya tenaga kerja yang memiliki keahlian sama seperti fitri.kemudian ia belum mencoba usaha apapun agar ia bisa bekerja sesuai dengan keterampilan dan keahlian yang ia miliki maka ia menjadi pengangguran terbuka.
Cara mengatasinya:
 Pengertian dari manajemen yang sesuai dengan jurusan yang dimiliki fitri merupakan berhubungan dengan keuangan. Adapun cara fitri agar tidak menganggur yaitu fitri harus berwirausaha, apabila belum bisa membuka usaha yang besar contohnya seperti toko emas iacukup membuka usaha kecil-kecilan contohnya seperti berjualan somay.
2.5 Pengangguran Setengah pengangguran
       Joko adalah seorang kuli bangunan yang berusia 30 tahun,dan bertempat tinggal dikampung padang. Sehari harinya ia kadang-kadang bekerja dan terkadang tidak bekerja, dan apabila ia bekerja joko menjadi seorang kuli bangunan, upah yang diterimanya pun tidak cukup juga untuk memenuhi kebutuhan sehari harinya. Penyebab ia pengangguran ialah karena joko tidak mau mencari pekerjaan lain dan ia hanya bergantung kepada orang yang memintanya bekerja.
Cara mengatasinya:
 Joko mencari pekerjaan tambahan selain menjadi kuli bangunan.



















                                          
Bab III
Penutup

3.1 Kesimpulan
         Pengangguran adalah orang yang tidak mempunyai pekerjaan, Sedang mencari pekerjaan, atau sedang mempersiapkan suatu usaha baru. Pengangguran umumnya disebabkan karna jumlah angkatan kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada, juga kompetensi pencari kerja tidak sesuai dengan keterampilan. Selain itu juga kurang efektifnya keterampilan kerja bagi para pencari kerja. Dapat dipastikan bahwa pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran.
Produktifitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya. Ketiadaan pendapatan menyebabkan penganggur harus mengurangi pengeluaran konsumsinya yang menyebabkan menurunnya tingat kemakmuran dan kesejahteraan. Pengangguran juga dapat menimbulkan dampak negatif langsung bagi perekonomian dan lingkungan sekitar, sehingga menyebabkan terhambatnya pertumbuhan nasional.
 3.2 Saran
          Untuk mengurangi tingkat pengangguran sebaiknya harus ada peran pemerintah, dan masyarakat.  Pemerintah harus bisa membuka lapangan pekerjaan serta menjalankan kebijakan dengan sungguh-sungguh agar hasil terlihat lebih maksimal. Dengan cara lain dengan menetapkan kebijakan baru yang mempersempit kesempatan para pemilik perusahaan untuk mem-PHK karyawannya.
Pemerintah dapat memberikan sosialisasi, pembinaan dan pelatihan kerja kepada masyarakat untuk bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri sesuai dengan keterampilan masing-masing untuk mengembangkan kemampuan produktifitas kesejahteraan. Semoga dengan dibuatnya makalah ini kita bisa menambah wawasan pengetahuan kita, kita dapat tau penyebab pengangguran, kita juga tau bagaimana cara mengatasi pengangguran
Daftar pustaka